Work When There is a Corona Virus

Pak Damar pedagang nasi goreng gerobak di pinggir jalan mengeluhkan sedikitnya jumlah pembeli sejak adanya corona.

“Gimana Mar dagangannya terjual tidak?” tanya Alzam tiba tiba

“Oh kamu Zam, Sedikit banget sejak corona ada apalagi sekarang tambah parah lagi sejak PSBB, dagangan ku pernah gak ada yang beli sama sekali,” kata Damar di depan gerobaknya.

Pak Damar mengeluh akan jumlah kerugian yang dialaminya, jumlah pengeluaran pak Damar lebih banyak daripada pendapat dirinya.

“Apa gak takut kamu sama corona? Apalagi kamu kan gak tau pembelinya kena corona, gak takutnya terinfeksi kamu,” ujar Alzam

“Ya aku takut juga kena corona, tapi mau bagaimana, anak masih kecil. Makanya gimanapun harus tetap jualan dan untuk pencegahan aku kan selalu ikutin protokol kesehatan. Kalau kamu gimana Zam,” ucap Damar.

Damar sebenarnya takut tetapi dia yakin selama dia mengikuti protokol kesehatan untuk pakai masker dan cuci tangan selalu setelah melayani pembeli.

“Pasar tutup. Banyak pedagang yang pulang kampung,” kata Alzam penjual jilbab teman Damar.

“Gimana kalau kamu ikutan kayak si Bagas, jualan lewat online shop,” ucap Damar

Bagas teman Damar dan Alzam terpaksa harus pulang ke kampung halamannya. Tujuannya demi menghemat pengeluaran karena biaya hidup di sana tak semahal di kota. Namun, tetap saja ia harus menghidupi keluarga. Ia pun mulai mengandalkan penjualan gamis secara online.

“Tapikan disanakan banyak pesaing juga yang jualan kita harus gimana,” ujar Alzam

“Kamu bisa bikin promosi gitu, kamu tau Bagas lumayan ke jual banyak,” ucap Damar

“Iya juga sih, mungkin aku coba nanti, tapi kamu gimana jual makanan disaat ada corona gini,” ujar Alzam

“Aku mungkin akan ikutin saran Bagas aja buat ngasih layanan antar makanan ke rumah pelanggan gitu, ah, kalau begitu bagaimana kalau kita buat promosi bareng,” usul Damar

“Ide bagus ayo kalau gitu kita buat promosi di sosial media,” jawab Alzam

Alzam dan Damar mulai membuat video promosi mereka dengan Alzam jualan jilbab dan Damar jualan nasi goreng antar. Setelah selesai mereka langsung memosting ke sosial media mereka masing masing. Waktu berlalu hingga 1 bulan setelah mereka berjualan secara online, penjualan mereka lancar dan mendapat banyak untung

“Zam alhamdulilah kita dapat untung lumayan banyak,” ucap Damar

“Iya Mar tapi tetap enak jualan langsung, semoga corona cepet hilang ya,” ujar Alzam

“Iya, amin,” jawab Damar

Kelas : VIII-1