Vaksin Merah Putih Covid-19

Dua ribu dua puluh telah dimulai. Ketika bulan Maret waktunya. Ada berita tentang penyakit yang menyebar di Tiongkok, China. Ketika itu waktunya warga negara China merayakan sebuah hari raya yaitu Imlek. Namun, semuanya harus terhenti karena virus tersebut menyebabkan penyakit ini mudah tertular pada orang lain.

Ketika sore menjelang malam Bu Darti sedang duduk-duduk didepan rumah waktu itu Alya anak Bu Darti bertanya pada ibunya “Bu apa itu corona??”. Ibu pun menjawab “Penyakit virus ini sulit disembuhkan sehingga banyak sekali korban dalam peristiwa ini. Virus ini mudah menyebar lewat udara, juga mudah tertular ketika kita berdekatan dengan orang yang terjangkit virus tersebut. Virus ini dinamakan virus Corona dan penyakitnya disebut dengan covid-19”. Alya bertanya lagi “Kenapa harus 19???”. Dan Bu Darti menjawab “Karena waktu inilah akhir tahun 2019 virus ini mulai muncul”. Alya mulai paham dengan semuanya. Bu Darti menjelaskan lebih detail lagi ke Alya. “Karena Penyakit ini sulit disembuhkan maka Adapun cara-cara untuk mencegahnya. Diantaranya yaitu, satu selalulah memakai masker agar terhindar dari virus yang masuk lewat hidung. Dua, yaitu jaga jarak agar virus tidak menempel pada bagian tubuh. Jangan lupa kurang lebih 1 meter dalam jaga jarak. Tiga selalulah mencuci tangan. Empat pakailah handsanitaizer ketika keluar rumah”.

Ketika Bu Darti menjelaskan ke Alya tiba-tiba Kak Dio datang dan berkata, ” Bulan maret, april, mei, juni, julli belum ada yang menemukan vaksin untuk penyakit tersebut. Dokter seluruh dunia berlomba-lomba untuk menemukan vaksin tersebut. Namun, belom ada yang menemukannya ,tetepi sudah banyak juga para Dokter, Perawat, yang gugur ketika bertugas menyembuhkan pasien covid-19. Maka dari itu kita sebagai masyarakat harus bisa membantunya”. Alya bertanya lagi, ” Bu yang dikatakan Kak Dio untuk membantu itu apa yang ibu ucapkan tadi seperti memakai masker ,mencuci tangan dan lain-lain”. Bu Darti menjawab pertanyaan Alya ,” Iya betul sekali”.

Kak Dio kembali bercerita kepada adiknya ini,” Virus ini efeknya bukan hanya membuat manusia meninggal tetapi ber efek pada ke ekonomian negara menurun. Kenapa bisa?? Karena susahnya berkomunikasi dengan orang lain, sulit untuk keluar rumah karna ditempat-tempat zona merah pasti terkena lock down, sulitnya mencari pekerjaan karena banyaknya tempat-tempat kerja yang ditutup. Namun ada pula yang yang menjadikan lapangan pekerjaan ketika kondisi pandemi ini yaitu para penjahit atau yang memiliki konveksi bisa menghasilkan uang dengan cara membuat APD/Alat Pelindung Diri, membuat masker, membuat fice shield dan lain-lain”. Alya berkata ,” Jadi efek yang di timbulkan bukan hanya sebagian ya kak jadi semuanya merasakannya ?”. Kak Dio menjawab pertanyaan Alya “Iya kamu betul Alya”.

Ibu Darti menjelaskan tentang vaksin merah putih kepada Alya, “Namun jangan salah Negara kita tercinta Negara Indonesia sudah berupaya untuk menemukan vaksin tersebut ,Dan alhamdulillah ada salah satu ilmuan dokter yang menemukan vaksin tersebut ,vaksin ini dinamakan Vaksin Merah Putih. Pak Presiden kita sendiri yang mengesahkannya dan sudah di produksi dan insyaallah selesai ketika awal 2021 mendatang. Semoga dengan vaksin merah putih ini bangsa indonesia bisa sembuh dan bangit dalam keterpurukan ,,Aamiin “.

Jadi jangan lupa untuk kawan-kawan diluar sana untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Kelas IX-5