Sosialisasi Anti Korupsi 2019

Dalam rangka pencegahan korupsi dan edukasi kepada masyarakat dan para pelajar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rangkaian Roadshow Bus Komisi Pemberantasan Korupsi dengan tema JELAJAHI NEGERI BANGUN ANTI KORUPSI 2019.

Komisi pemberantasan korupsi  (KPK) melakukan pertunjukan keliling (ROADSHOW) “JELAJAHI NEGERI BANGUN ANTI KORUPSI” Digelar di berbagai Kabupaten Di Jawa Timur salah satunya adalah Kabupaten Nganjuk yang digelar pada tangal 2-3 juli 2019 Yang bertempat di Pendopo Kabupaten Nganjuk, dan SMP Negeri 1 Prambon mengirimkan dua pengurus OSIS sebagai perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu Bupati Kabupaten Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengaku sangat mendukung kegiatan ini karena juga sesuai dengan visi misi Kabupaten Nganjuk untuk membangun Kabupaten ini Maju,Berprestasi dan Bermartabat.Bermartabat ini sesuai dengan tujuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membangun pemerintah yang bersih dan transparan,ujar Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

Dalam acara JELAJAHI NEGERI BANGUN ANTI KORUPSI ini Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengundang sekolah Se-Kabupaten Nganjuk untuk mengirimkan perwakilan 2 siswa Salah satunya yaitu SMP NEGERI 1 PRAMBON untuk mengikuti kegiata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu “JELAJAHI NEGERI BANGUN ANTI KORUPSI” untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawian (MTs) bertempat di Ruang Anjuk Ladang.

Para Pelajar Sekolah Menengah Peertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiah (MTs) didampingi oleh Fasilitator Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Di Ruang Anjuk Ladang Para Pelajar dikenalkan dengan apa itu Korupsi? Bagaimana penanganan seseorang yang terjerat dalam kasus Korupsi? Dan Para Pelajar juga diberitahukan Bagaimana cara kita agar kita terhindar dari terjeratnya kasus Korupsi?

Disana Para Pelajar Juga diajak bermain oleh Fasilitator Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu bermain permainan MONOPOLI TERAJANA Permainan ini bertujuan untuk menjadikan para pelajar menjadi pelajar yang Jujur,Adil dan Bertanggung Jawab.

Disana para pelajar juga diajak untuk menonton film yang berdurasi 10 menit yang berjudul “JIMPITAN” di dalam film ini menceritakan tentang seorang petugas piket jimpitan yang bertugas untuk mengambil jimpitan jimpitan itu dirumah warga,setelah selesai dikumpulkan keesokkan harinya jimpitan itu harus segera dikumpulkan di rumah pak lurah,ternyata keesokan harinya petugas piket itu lupa akan tanggung jawabnya,pagi itu bapak piket itu meminta istrinya untuk membuatkan ia bubur ayam,keesokannya ia bangun pagi dan didapur telah tersedia bubur ayam yang banyak,kemudian ia menyantap makanannya dengan lahap,kemudian ia teringat oleh tugas yang ditugaskan pak lurah yaitu menggumpulkan jimpitan,ia tergesa gesa dan binggung,ia langgsung menggambil beras yang ada dilemarinya hasil dari jimpitan warga yang telah dikumpulkan,ternyata bubur yang dimasak tadi itu adalah beras hasil pengumpulan jimpitan dari warga”.Begitulah cuplikan film jimpitan yang dipersembahkan untuk para pelajar Se-Kabupaten Nganjuk.Film ini bertujuan untuk menambah rasa tanggung jawab dan jujur dalam segala hal dan pekerjaan.