Greget Sawahan Nganjuk 2019

Sabtu 23 November 2019 kembali diadakan Gerak Jalan Tardisional Sawahan Nganjuk oleh Pemerintah Daerah Nganjuk, dimana kali ini pelaksanaanya bekerjasama dengan instansi militer, dalam rangka memperingati HUT Kodam V/Brawijaya pula.

Kontingen dari sekolah kita diwakili oleh pleton taruna dari Akademi Bela Negara berjumlah 10 orang terdiri atas enam Taruna tingkat III dan empat Taruna tingkat II. Untuk pendamping kegiatan langsung didampingi oleh Bu Sri Utami selaku Waka Kesiswaan dan Pak M. Yasin selaku Kaur Kesiswaan. Sementara tim pendukung kegiatan selain internal Akademi juga melibatkan dari Satuan Utama Pasukan Khas Pramuka dan kakak-kakak yang tergabung dalam ASANTI.

Seperti tahun kemarin, kegiatan dimulai pukul 14.00, namun ada perbedaan dimana bila tahun kemarin pleton putra berangkat terlebih dahulu, tahun ini sebaliknya justru pleton putri yang berangkat terlebih dahulu. Nah disini ada kejadian yang cukup menggelisahkan, pasalnya pleton kita hingga pukul 14.00 belum sampai dilokasi. Tim pendukung yang sudah sampai lebih dulu tentu panik, sebab ada perubahan pemberangkatan yang tidak terkonfirmasi sebelumnya. Tapi syukurlah, tepat setelah pleton putri pertama dan kedua start, pleton kita sampai dilokasi pemberangkatan, dan akhirnya bisa berangkat sesuai dengan nomor urut yang diperoleh.

Sepanjang perjalanan kita tak menemui kendala yang berarti, semua personel dalam barisan nampak segar bugar dan bersemangat, mungkin karena jarak tempuh yang lebih pendek dan persiapan yang lebih matang sebelumnya. Perlu diketahui bahwa jarak tempuh Greget 2019 lebih pendek 7 kilometer dibanding tahun sebelumnya, dimana untuk tahun lalu peserta musthi melewati monumen dr. Soetomo kemudian jalan-jalan pedesaan di kawasan loceret, kali ini hal itu tidak lagi ada. Setelah dari Brebek, peserta langsung menuju tugu Adipura kemudian lanjut belok kiri menuju Aloon-Aloon Nganjuk.

Kontingen kita berhasil finish pukul 20.18 WIB di Aloon-Aloon Nganjuk dengan selamat. Semua peserta menyatakan bahagia dan bersyukur bisa menyelesaikan tugas sebaik-baiknya. Tinggal menunggu hasil kejuaraan. Sambil menunggu pengumuman para Taruna melakukan kegiatan wisata malam di Aloon-Aloon Nganjuk, suatu hal yang jarang mereka lakukan, maklum karena lokasi daerah kita lebih dekat dengan Kota Kediri, maka kebanyakan mereka bila libur bermain ke daerah kota Kediri ketimbang ke kota Nganjuk sendiri.

Sebenarnya untuk pengumuman juara akan dilakukan malam itu juga, namun setelah ditunggu hingga pukul 22.00 WIB belum juga diumumkan, akhirnya kontingen kita memutuskan untuk pulang lebih awal.